HIMPUHNEWS — Cuaca selama Ramadan 1447 H di Makkah dan Madinah diperkirakan didominasi kondisi lebih panas dengan curah hujan di bawah rata-rata. Proyeksi ini disampaikan oleh National Center for Meteorology (NCM) dalam outlook iklim awal.
Secara klimatologis, curah hujan bulanan normal berada di angka sekitar 4,2 mm di Makkah dan 4,3 mm di Madinah, dan pada Ramadan mendatang diperkirakan tidak akan melampaui angka tersebut. Jika hujan turun, intensitasnya diprediksi ringan sehingga aktivitas jemaah akan didominasi cuaca kering.
Selain itu, suhu maksimum diproyeksikan meningkat sekitar 1°C di Makkah dan hingga 1,2°C di Madinah dari rata-rata historis Ramadan, yang berada di kisaran 26,8°C di Makkah dan 23,1°C di Madinah.
Prakiraan musiman ini disusun untuk mendukung kesiapan operasional layanan bagi jemaah di Dua Masjid Suci. Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau pembaruan cuaca melalui kanal resmi meteorologi Saudi.
Sumber: himpuh.or.id
#HIMPUHNews
#InfoUmrah
#Ramadhan1447H
#CuacaMakkah
#CuacaMadinah
#UpdateHajiUmrah
#PersiapanUmrah
#UmrahRamadhan
#MutiaraKabah

Tinggalkan Balasan