Riyadh – Pemerintah Arab Saudi terus berupaya meningkatkan keamanan dan perlindungan data pribadi jemaah haji dan umrah seiring berkembangnya layanan digital dalam penyelenggaraan ibadah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar program peningkatan kapasitas bagi perusahaan penyedia layanan jemaah agar pengelolaan data dilakukan sesuai regulasi dan standar yang berlaku.
Program tersebut diselenggarakan oleh Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan Arab Saudi (SDAIA) bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah. Kegiatan berbentuk workshop ini diikuti oleh lebih dari 200 perusahaan penyedia layanan jemaah dari berbagai negara, serta puluhan pejabat yang terlibat dalam pengelolaan layanan haji dan umrah.
Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya tata kelola data yang baik, perlindungan data pribadi, serta penerapan standar pengelolaan informasi yang aman dan terstruktur. Materi yang diberikan mencakup klasifikasi data, peningkatan kualitas data, hingga penerapan praktik terbaik dalam pengelolaan informasi yang digunakan untuk mendukung layanan kepada jemaah.
Pemerintah Arab Saudi menilai bahwa penguatan tata kelola data menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung transformasi layanan haji dan umrah. Data yang akurat dan terintegrasi dapat membantu penyedia layanan memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan efisien kepada jutaan jemaah yang datang setiap tahun.
Selain meningkatkan keamanan informasi, penerapan standar pengelolaan data yang lebih baik juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar lembaga dan perusahaan yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Integrasi data yang baik akan mempermudah proses pertukaran informasi sekaligus mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Arab Saudi dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada tamu Allah. Dengan sistem pengelolaan data yang semakin kuat, pemerintah berharap penyelenggaraan haji dan umrah dapat berlangsung lebih aman, efisien, dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi seluruh jemaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Sumber: himpuh.or.id

Tinggalkan Balasan