Makkah – Aktivitas ibadah umrah di Arab Saudi sepanjang kuartal IV tahun 2025 menunjukkan angka yang sangat tinggi. Berdasarkan laporan terbaru yang dirilis General Authority for Statistics (GASTAT), jumlah jamaah umrah selama periode Oktober hingga Desember 2025 mencapai lebih dari 11,2 juta orang.
Data tersebut mencerminkan tingginya minat umat Islam untuk menunaikan ibadah umrah, baik dari kalangan penduduk Arab Saudi maupun jamaah yang datang dari berbagai negara.
GASTAT mencatat total jamaah umrah pada kuartal IV 2025 mencapai 11.291.326 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 5,7 juta jamaah berasal dari luar negeri, sementara lebih dari 5,5 juta lainnya merupakan jamaah yang berdomisili di Arab Saudi.
Dari sisi demografi, jamaah laki-laki masih menjadi kelompok terbesar dengan persentase 56,8 persen atau sekitar 6,4 juta orang. Adapun jamaah perempuan mencapai 43,2 persen atau sekitar 4,9 juta orang.
Khusus untuk jamaah yang berangkat dari dalam Arab Saudi, kelompok warga non-Saudi tercatat sedikit lebih dominan dibandingkan warga negara Saudi. Proporsinya masing-masing mencapai 53,2 persen dan 46,8 persen.
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa mayoritas jamaah hanya melaksanakan umrah satu kali selama periode kuartal IV. Jamaah yang melakukan umrah lebih dari sekali tercatat hanya sekitar 2,9 persen dari total keseluruhan.
Makkah Menjadi Wilayah dengan Jamaah Terbanyak
Wilayah Makkah kembali menjadi pusat aktivitas umrah terbesar di Arab Saudi. Lebih dari dua juta jamaah tercatat berasal dari wilayah tersebut selama kuartal IV 2025.
Sementara itu, Riyadh menempati posisi kedua dengan jumlah jamaah mencapai lebih dari 1,1 juta orang.
Menariknya, pada kelompok jamaah internasional, perempuan justru mendominasi. Sebanyak 53 persen jamaah yang datang dari luar Arab Saudi tercatat berjenis kelamin perempuan.
Akhir Tahun Jadi Periode Tersibuk
Aktivitas umrah mengalami peningkatan signifikan menjelang akhir tahun. Bulan Desember menjadi periode dengan jumlah kedatangan jamaah internasional tertinggi, yakni mencapai lebih dari 2,14 juta orang.
Di sisi lain, November menjadi bulan dengan aktivitas jamaah domestik paling tinggi, dengan jumlah jamaah mencapai sekitar 2,06 juta orang.
Transportasi udara masih menjadi pilihan utama bagi jamaah internasional. Hampir lima juta jamaah tercatat memasuki Arab Saudi melalui jalur penerbangan, menjadikan pesawat sebagai moda transportasi paling dominan dalam perjalanan umrah.
Madinah Juga Dipadati Jutaan Pengunjung
Selain beribadah di Masjidil Haram, sebagian besar jamaah juga melanjutkan perjalanan ke Kota Madinah untuk berziarah dan beribadah di Masjid Nabawi.
Selama kuartal IV 2025, jumlah pengunjung Madinah mencapai 5,72 juta orang. Dari angka tersebut, sekitar 3,85 juta merupakan pengunjung yang datang dari luar Arab Saudi.
Dari sisi usia, kelompok 55 hingga 64 tahun menjadi kelompok terbesar di kalangan jamaah internasional. Sementara pada jamaah domestik, kelompok usia produktif 25 hingga 34 tahun menjadi yang paling dominan.
Data terbaru ini menunjukkan bahwa Arab Saudi terus menjadi tujuan utama perjalanan ibadah umat Islam dunia, dengan arus jamaah yang tetap tinggi sepanjang akhir tahun 2025 serta didukung oleh berbagai fasilitas dan layanan yang terus berkembang di kota-kota suci Makkah dan Madinah.
Sumber: himpuh.or.id

Tinggalkan Balasan