By

Published on

Program Tanazul Bantu 142 Jamaah Haji Sakit Pulang Lebih Awal ke Indonesia

Makkah – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji Indonesia yang mengalami gangguan kesehatan selama berada di Tanah Suci. Salah satu layanan yang dijalankan adalah program Tanazul, yaitu mekanisme pemulangan jamaah berdasarkan pertimbangan medis sebelum jadwal kepulangan kloter asalnya.

Hingga pertengahan Juni 2026, tercatat sebanyak 142 jamaah telah dipulangkan ke Indonesia melalui program tersebut. Seluruh proses dilakukan setelah jamaah menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan dinyatakan aman untuk melakukan perjalanan udara.

Penanggung Jawab Evakuasi Tanazul Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Syougie, menjelaskan bahwa program ini diperuntukkan bagi jamaah yang mengalami kondisi kesehatan tertentu sehingga membutuhkan penanganan khusus dalam proses pemulangannya.

Selain itu, program Tanazul juga diberikan kepada jamaah yang masih menjalani perawatan ketika kelompok terbangnya telah kembali ke Indonesia. Setelah kondisi mereka membaik dan dinyatakan layak terbang, pemulangan akan diatur melalui mekanisme khusus tersebut.

Harus Melalui Penilaian Medis Ketat

Sebelum dipulangkan, setiap jamaah wajib menjalani asesmen kesehatan yang dilakukan oleh tim medis KKHI Makkah. Pemeriksaan mencakup evaluasi kondisi fisik, riwayat penyakit, serta perkembangan kesehatan pasca-perawatan.

Apabila diperlukan, tim medis akan berkonsultasi dengan dokter spesialis sesuai kondisi yang dialami jamaah, seperti dokter jantung, saraf, atau spesialis lainnya. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar penentuan apakah jamaah aman untuk melakukan perjalanan pulang menggunakan pesawat.

Pihak KKHI menegaskan bahwa keselamatan jamaah selama penerbangan menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan yang diambil.

Ratusan Pengajuan Diterima

Selama musim haji tahun ini, permohonan mengikuti program Tanazul tergolong cukup tinggi. KKHI menerima ratusan pengajuan dari jamaah yang mengalami masalah kesehatan dan membutuhkan pemulangan lebih awal.

Meski demikian, tidak semua permohonan berakhir dengan pelaksanaan Tanazul. Sejumlah jamaah menunjukkan perkembangan kesehatan yang baik setelah mendapatkan perawatan sehingga dapat kembali bergabung dengan rombongan dan pulang bersama kloter asal mereka.

Data terbaru menunjukkan terdapat 334 pengajuan yang telah diproses oleh KKHI, ditambah puluhan permohonan baru yang terus masuk seiring berlangsungnya fase pemulangan jamaah haji.

Dipantau Hingga Naik Pesawat

Untuk memastikan keamanan perjalanan, jamaah yang mengikuti program Tanazul tetap berada dalam pengawasan petugas kesehatan hingga waktu keberangkatan. Pemeriksaan ulang dilakukan menjelang penerbangan guna memastikan kondisi mereka tetap stabil.

Selain itu, pendampingan medis juga diberikan selama proses di bandara, mulai dari ruang tunggu hingga jamaah naik ke pesawat. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kesehatan selama perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia.

Melalui program Tanazul, PPIH Arab Saudi berharap jamaah yang mengalami gangguan kesehatan tetap dapat kembali ke Tanah Air dengan aman dan mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan kondisi medis masing-masing.

Sumber: himpuh.or.id

Discover Eventure 2025

An event for curious minds committed to the planet. Engineers, designers, educators, biologists, technologists, artists, city-makers, and activists — all working at the intersection of nature, science, and innovation to build a more sustainable future.

Join the Club

Stay updated with our latest tips and other news by joining our newsletter.

Tinggalkan Balasan