Operasional pelayanan jamaah haji Indonesia di Makkah resmi berakhir setelah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memberangkatkan rombongan terakhir jamaah haji gelombang kedua menuju Madinah. Momen tersebut menandai selesainya seluruh rangkaian tugas Daerah Kerja (Daker) Makkah pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pemberangkatan terakhir berlangsung pada Senin (22/6) dan dilakukan secara bertahap bersama beberapa kelompok terbang (kloter) lainnya yang masih berada di Kota Suci Makkah. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan proses perpindahan jamaah berlangsung aman dan tertib hingga tiba di Madinah.
Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, menyampaikan bahwa pada hari terakhir operasional terdapat tiga kloter yang diberangkatkan, yaitu BDJ-15 dari Banjarmasin, SUB-116 dari Surabaya, serta UPG-46 dari Ujung Pandang.
UPG-43 Menjadi Kloter Terakhir Tinggalkan Makkah
Sementara itu, rombongan UPG-43 dengan jumlah 245 jamaah menjadi kelompok terakhir yang meninggalkan Makkah menuju Madinah.
Ihsan menjelaskan bahwa keberangkatan kloter tersebut sekaligus menjadi penutup seluruh pergerakan jamaah haji Indonesia pada fase gelombang kedua. Dengan berakhirnya proses tersebut, seluruh layanan Daker Makkah selama musim haji tahun ini dinyatakan selesai.
Selama berada di Makkah, jamaah telah memperoleh berbagai layanan yang disiapkan petugas sebagai bagian dari penyelenggaraan ibadah haji sebelum melanjutkan perjalanan menuju Madinah.
Ia juga berharap proses perjalanan seluruh jamaah menuju Kota Madinah dapat berjalan dengan baik hingga seluruh tahapan ibadah selesai dilaksanakan.
Seluruh petugas Daker Makkah, menurutnya, berhasil menyelesaikan tanggung jawab pelayanan dengan baik sampai pemberangkatan kloter terakhir.
Doa dan Harapan untuk Jamaah Haji Indonesia
Di kesempatan yang sama, Staf Teknis Kantor Urusan Haji (KUH) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, M. Ilham Effendy, turut menyampaikan pesan dan doa kepada jamaah yang akan meninggalkan Makkah.
Ia berharap seluruh ibadah yang telah dijalani selama berada di Tanah Suci dapat diterima Allah SWT serta membawa keberkahan berupa predikat haji yang mabrur bagi seluruh jamaah Indonesia.
Dengan selesainya operasional di Makkah, fokus pelayanan PPIH Arab Saudi kini beralih ke Madinah untuk mendampingi jamaah sebelum proses kepulangan mereka ke Indonesia.
Sumber: himpuh.or.id

Tinggalkan Balasan