By

Published on

Jemaah Haji 2027 Diminta Mulai Persiapkan Mental, Manasik, dan Fisik Sejak Dini

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menetapkan dan mengumumkan daftar calon jemaah yang berhak menunaikan ibadah haji pada musim haji 1448 Hijriah/2027 Masehi. Para calon jemaah pun diminta memanfaatkan waktu yang masih tersedia untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh sebelum keberangkatan.

Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, mengingatkan bahwa persiapan haji tidak cukup hanya menyelesaikan administrasi. Calon jemaah perlu memperkuat kesiapan mental, memahami tata cara manasik, serta menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Menurutnya, persiapan sejak jauh hari menjadi penting agar jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dengan lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung kepada orang lain.

Pemahaman Manasik Jadi Bekal Penting

Gus Irfan mengatakan calon jemaah perlu memberikan perhatian serius terhadap pembelajaran manasik haji. Pengetahuan yang memadai mengenai tata cara ibadah dinilai akan membantu jemaah menghadapi berbagai situasi selama berada di Tanah Suci.

Ia berharap jemaah tidak hanya mengetahui rangkaian ibadah secara teori, tetapi juga memahami praktiknya sehingga dapat menjalankan setiap tahapan dengan benar.

Menurutnya, kesiapan mental juga menjadi bagian penting dalam menghadapi perjalanan haji yang membutuhkan kesabaran, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi dengan kondisi dan lingkungan yang berbeda.

Dengan persiapan tersebut, jemaah diharapkan mampu menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan mandiri.

345 Calon Jemaah Gagal Berangkat karena Kondisi Kesehatan

Selain mental dan manasik, aspek kesehatan menjadi perhatian utama pemerintah dalam persiapan haji 2027.

Gus Irfan mengungkapkan, pada penyelenggaraan haji sebelumnya terdapat 345 calon jemaah yang tidak dapat diberangkatkan setelah menjalani pemeriksaan kesehatan ulang di embarkasi.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemeriksaan kesehatan menjelang keberangkatan menjadi tahap yang sangat penting. Calon jemaah yang sebelumnya dinyatakan memenuhi persyaratan kesehatan masih dapat mengalami perubahan kondisi ketika pemeriksaan ulang dilakukan.

Karena itu, calon jemaah diminta tidak menunggu hingga mendekati waktu keberangkatan untuk menjaga kesehatan.

Mengingat masih tersedia waktu yang cukup panjang sebelum musim haji 2027, calon jemaah dianjurkan mulai menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebugaran, dan melakukan aktivitas fisik secara rutin.

Kondisi tubuh yang prima akan menjadi modal penting untuk menghadapi rangkaian ibadah haji yang membutuhkan stamina cukup tinggi.

Persiapan Fisik Perlu Dilakukan Sejak Sekarang

Pemerintah berharap calon jemaah dapat memanfaatkan masa persiapan untuk membangun kebiasaan hidup sehat. Olahraga secara teratur, menjaga pola makan, serta mengendalikan kondisi kesehatan menjadi bagian dari persiapan yang tidak kalah penting dibandingkan kelengkapan administrasi.

Terlebih, sejumlah rangkaian ibadah haji seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, serta aktivitas berjalan kaki selama berada di kawasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi membutuhkan daya tahan tubuh.

Dengan persiapan fisik yang dilakukan sejak dini, risiko munculnya masalah kesehatan menjelang maupun selama pelaksanaan ibadah diharapkan dapat ditekan.

Usulan Biaya Haji 2027 Mulai Dibahas

Selain membahas kesiapan calon jemaah, Menteri Haji dan Umrah juga menyampaikan perkembangan mengenai biaya perjalanan haji 2027.

Pemerintah telah menyampaikan usulan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2027 kepada DPR RI. Namun, pembahasan lebih lanjut masih menunggu berakhirnya masa reses DPR.

Setelah masa reses selesai, pembahasan biaya haji akan dilakukan melalui Panitia Kerja (Panja) Biaya Haji. Pemerintah dan DPR nantinya akan melakukan pembahasan untuk menyusun simulasi serta menentukan besaran biaya yang dianggap sesuai.

Hasil pembahasan tersebut kemudian akan disepakati bersama dan disampaikan kepada Presiden untuk ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres).

Jemaah Diminta Manfaatkan Waktu Persiapan

Persiapan haji 2027 pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan persoalan administrasi dan biaya. Kesiapan mental, pemahaman manasik, serta kondisi kesehatan menjadi tiga hal penting yang perlu diperhatikan calon jemaah sejak sekarang.

Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, calon jemaah diharapkan dapat membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus memperdalam ilmu manasik.

Persiapan yang dilakukan secara bertahap diharapkan dapat membantu jemaah menjalankan ibadah haji dengan lebih tenang, mandiri, dan optimal sehingga perjalanan menuju Baitullah bukan hanya siap secara administratif, tetapi juga matang secara mental, ilmu, dan fisik.

Sumber: himpuh.or.id

Discover Eventure 2025

An event for curious minds committed to the planet. Engineers, designers, educators, biologists, technologists, artists, city-makers, and activists — all working at the intersection of nature, science, and innovation to build a more sustainable future.

Join the Club

Stay updated with our latest tips and other news by joining our newsletter.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari MUTIARA KA'BAH

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca