By

Published on

Belajar dari Skema Cicilan Haji, Persiapan Dana Umroh Juga Perlu Direncanakan Sejak Dini

Persiapan biaya ibadah ke Tanah Suci menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan calon jamaah, baik untuk haji maupun umroh. Perencanaan keuangan sejak jauh hari dinilai dapat membantu masyarakat menghindari beban pembayaran dalam jumlah besar secara mendadak.

Hal tersebut sejalan dengan dorongan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) agar pelunasan biaya haji ke depan dapat dilakukan melalui mekanisme setoran secara bertahap atau cicilan.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander menyebut pola pembayaran tersebut dapat memberikan waktu lebih panjang kepada calon jamaah untuk mempersiapkan kebutuhan biaya keberangkatan.

Menurutnya, sistem pembayaran secara bertahap membuat perencanaan keuangan menjadi lebih ringan. Jamaah tidak harus mencari dana dalam jumlah besar ketika waktu pelunasan sudah semakin dekat.

Selama ini, calon jamaah haji harus memenuhi kekurangan biaya setelah besaran biaya haji pada tahun berjalan ditetapkan oleh pemerintah bersama DPR. Kondisi tersebut dapat menjadi tantangan bagi calon jamaah yang memiliki kemampuan finansial terbatas atau penghasilan yang tidak tetap.

Bisa Dipersiapkan Selama Masa Tunggu

Salah satu gagasan yang didorong BPKH adalah memungkinkan calon jamaah mulai menyiapkan dana pelunasan sejak masih berada dalam masa tunggu.

Dengan waktu persiapan yang lebih panjang, kebutuhan biaya dapat dikumpulkan sedikit demi sedikit tanpa harus mengandalkan penjualan aset atau pinjaman ketika masa keberangkatan sudah semakin dekat.

Harry menilai pola tersebut akan sangat membantu masyarakat dengan pendapatan harian. Menyisihkan sejumlah uang secara rutin dinilai lebih mudah dibandingkan harus mengumpulkan puluhan juta rupiah dalam waktu singkat.

Konsep menabung secara bertahap sebenarnya bukan hal baru dalam persiapan ibadah ke Tanah Suci. Sejumlah negara, termasuk Malaysia dan Brunei, telah memiliki pola tabungan yang memungkinkan masyarakat mempersiapkan dana haji secara lebih terencana.

Semangat yang sama juga relevan bagi masyarakat yang ingin menjalankan ibadah umroh. Meskipun mekanisme pembiayaan umroh berbeda dengan pelunasan haji, calon jamaah dapat menerapkan prinsip serupa dengan mulai menyisihkan dana sejak jauh sebelum menentukan jadwal keberangkatan.

Masih Menunggu Mekanisme Resmi

Meski mendapat dorongan dari BPKH, mekanisme cicilan pelunasan haji tersebut belum dapat langsung diterapkan.

BPKH masih melakukan koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah untuk membahas bentuk mekanisme, besaran setoran, serta teknis pelaksanaannya.

Kepastian mengenai nominal angsuran nantinya menjadi salah satu faktor penting agar calon jamaah dapat membuat perencanaan keuangan secara realistis.

Dari sisi perbankan syariah, dukungan terhadap gagasan tersebut juga mulai terlihat. BPKH menyebut Bank Muamalat dan Bank Danamon Syariah sebagai dua bank yang dinilai telah siap mendukung layanan setoran angsuran. Namun, peluang tetap terbuka bagi bank syariah lainnya untuk ikut terlibat.

Jamaah Diminta Memastikan Setoran Tercatat

Di tengah rencana kemudahan pembayaran, BPKH juga mengingatkan calon jamaah agar selalu memastikan setiap dana yang disetorkan tercatat dalam sistem resmi.

Calon jamaah dapat memantau informasi dana melalui BPKH Apps. Pengecekan tersebut penting untuk memastikan dana yang telah dibayarkan benar-benar masuk dan tercatat dalam pengelolaan dana haji.

BPKH mengingatkan jamaah untuk berhati-hati apabila telah melakukan pembayaran atau cicilan, tetapi dana tersebut tidak muncul dalam aplikasi.

Bagi masyarakat yang memiliki rencana beribadah ke Tanah Suci, baik melalui haji maupun umroh, kebiasaan menyiapkan dana secara bertahap dapat menjadi langkah awal yang penting. Dengan perencanaan yang lebih panjang, kebutuhan biaya keberangkatan dapat dipersiapkan tanpa harus menunggu hingga waktu keberangkatan semakin dekat.

Pada akhirnya, kesiapan finansial bukan hanya soal seberapa besar dana yang dimiliki, tetapi juga bagaimana dana tersebut dipersiapkan dan dikelola sejak jauh-jauh hari.

Sumber: himpuh.or.id

Discover Eventure 2025

An event for curious minds committed to the planet. Engineers, designers, educators, biologists, technologists, artists, city-makers, and activists — all working at the intersection of nature, science, and innovation to build a more sustainable future.

Join the Club

Stay updated with our latest tips and other news by joining our newsletter.

Tinggalkan Balasan