By

Published on

Asosiasi Umrah Keluhkan Terminal 2F Soekarno-Hatta, Angkasa Pura Akui Kendala Kapasitas

Jemaah umrah yang berangkat dari Jakarta dilayani di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta. Kesiapan terminal itu dikeluhkan seluruh asosiasi penyelenggara umrah yang hadir dalam rapat koordinasi Senin, 26 Oktober 2026, dan pengelola bandara mengakui ada kendala kapasitas serta distribusi bagasi.

Rapat tersebut mempertemukan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Perhubungan, maskapai penerbangan, pengelola bandara, dan asosiasi penyelenggara umrah. Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) mempersoalkan daya tampung Terminal 2F terhadap jumlah penerbangan umrah dari Jakarta.

“Saat ini kapasitas Terminal 2F belum memadai untuk menampung dan memfasilitasi seluruh penerbangan Umrah yang diberangkatkan dari Jakarta,” demikian pernyataan HIMPUH. HIMPUH mengaitkan permintaannya dengan satu syarat: selama penerbangan umrah tetap dilayani di Terminal 2, fasilitas pendukungnya harus ditambah.

Pengelola bandara mengaitkannya dengan desain lama

Pengelola bandara, PT Angkasa Pura Indonesia, mengakui adanya kendala kapasitas dan distribusi bagasi. Direktur Operasi PT Angkasa Pura Indonesia, Agus Hariyadi, menjelaskan kondisi tersebut berkaitan dengan desain dan perencanaan fasilitas pada masa sebelumnya, yang belum sepenuhnya mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan jemaah umrah. Pengelola bandara menyebut pihaknya siap menampung masukan asosiasi.

Yang menyangkut calon jemaah

MutiaraKabah.com sebelumnya melaporkan bahwa sejak Juli 2026 seluruh penerbangan haji dan umrah di Bandara Soekarno-Hatta dipusatkan ke Terminal 2F. Setelah pemusatan itu, keberangkatan dan kepulangan jemaah dari Jakarta dilayani di satu terminal.

Menurut penilaian kami, penanganan bagasi adalah bagian yang paling mungkin dirasakan jemaah, karena koper satu rombongan umrah tiba dalam jumlah besar dan hampir serentak. Menurut pembacaan kami pula, rapat itu baru menghasilkan pengakuan atas persoalannya; jadwal perbaikan belum disebut.

Yang belum dijelaskan

Dalam pemberitaan tersebut tidak disebutkan kapan perluasan Terminal 2F akan dikerjakan, berapa kapasitas yang dibutuhkan, dan apakah ada perubahan prosedur bagi jemaah selama fasilitas belum ditambah. Tidak disebutkan pula apakah sebagian penerbangan umrah mungkin dialihkan ke terminal lain.

Mutiara Ka’bah adalah penyelenggara perjalanan ibadah umrah. Artikel ini membahas topik yang bersinggungan dengan bidang usaha kami.

Sumber: HIMPUH — HIMPUH Minta Terminal Umrah Soetta Tak Cuma Jadi Label, Fasilitas Juga Harus Siap! (30 Oktober 2026)

Discover Eventure 2025

An event for curious minds committed to the planet. Engineers, designers, educators, biologists, technologists, artists, city-makers, and activists — all working at the intersection of nature, science, and innovation to build a more sustainable future.

Join the Club

Stay updated with our latest tips and other news by joining our newsletter.

Tinggalkan Balasan